Selasa, 27 Januari 2009
Perubahan
Padahal kalau dipikir-pikir, jika pemerintah tetap pro barat maka setiap kali resesi ekonomi yang dimulai dari barat akan selalu berdampak pada perekonomian Indonesia sendiri. bangsa yang besar, negara yang kaya, minyak yang melimpah, hutan yang luas dan garis pantai yang panjang, tidak sama sekali memberikan kesejahteraan bagi masayarakat umum, setiap kali Indonesia mencatatkan diri penghasil miliunair baru, tetapi menciptakan kesenjangan sosial dan kerusakan alam yang sangat signifikan. Inikah namanya bangsa yang besar?
Kasus korupsi yang menggema dan menyebar seperti jamur di musim hujan, kekacauan dimana-mana, pergaulan bebas merambah remaja dan moralitas yang semakin menipis. Kini Indonesia bukanlah negara yang dipandang tetapi bak sampah dimata negara tetangga.
Semoga Indonesia Menjadi Lumbung Uang Bagi Rakyatnya. Amin.
Kamis, 15 Januari 2009
curahat..
hari ini begitu ga enak...
mana tadi berangkat ga ujan...
pulang ga ujan juga...
panas banget lagi....
maunya apa ceh....
dah gitu gw naksir cwe tapi diannya masih pnya cwo..
napa gw gt yah?
aneh bin nyata....
moga minggu besok adalah titik terang buat hubungan gw ma dia...
cuz gw sayang banget ma dia.........
Senin, 12 Januari 2009
WANT
Saat bintang timur memancarkan sinarnya
Ketika matahari memberikan segenap sinarnya
Sewaktu ku rasakan desir darah membeku
Jika ku bertemu dirimu.
Detik waktu berganti
Deru hati semakin menggebu
Terbang melayang bagaikan debu
Hingga bulan datang menggangu
Lamunanku terhadap wajah manismu
Cinta tak lagi kurasa
Sayang tak lagi kudengar
Senyum tak dapat lagi kulihat
Hidup takkan pernah ada
Jika kau tak jadi milikku
Engkaulah segalanya
Dirimulah satu-satunya
Yang saat ini kudambakan
Di dalam mimpi
Di setiap doa
Selalu kaulah yang kunanti…
Untuk kamu seorang
Wahai sayang, wahai cinta, wahai hidupku, wahai separuh jiwaku
HITAM
Angin menusuk jantung – jantung pohon yang berdiri menjulang
Badai menerpa seruan jiwa
Tanah lapanga tanpa batas arah
Membuka cakrawala dalam cinta
Lakukanlah, coalah, maka kau
Hujan deras turun membasahi rerumputan
Tanah merah kini basah bak lumpur rawa
Sepi sunyi hany air menetes bernyanyi
Mengiringin sebuah cinta mati
Wahai sahabat….
Tanyakan padaku setiap kegelisahanmu..
Ceritakan padaku setiap keluh kesahmu
Nyatakan padaku disetiap dirimu lelah
Karena dirikulah yang akan membuatmu
Merasakan sejuta tentram dalam semua masalahmu
Warna hitam yyang kau goreskan
Kertas putih yang kini ternoda
Karena, tiap goresan noda itu adalah makna hidup darimu
Buanglah rasa yang lalu
Mulailah dengan yang baru
Capailah segala impianmu
Kareana ku disini setia menemani harimu
Ciptakan mimpi yang selalu pasti
Serukan cinta ntuk jiwa yang tenang
Walau kau takkan pernah mencinta
Akiu akan tetap setia…
Untukmu….Aku…..cinta….
Sebuah kata untuk yang tercinta
Semoga hari indah selalu menyertaimu thita
Rabu, 07 Januari 2009
Untuk Palestina
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
ANTI ISRAEL
